PT PJB UP Paiton bersama ratusan siswa dari dua sekolah di Kec Paiton, Muspika kec Paiton, Muspika Kec. Kota Anyar memperingati Hari Lingkungan Hidup Tahun 2011 yang diselenggarakan dengan acara penanaman bibit pohon bakau di lokasi pantai Bhinor. Acara tersebut juga di hadiri oleh Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Probolinggo, Ibu Ambarwati, S.Sos, Msi. Tema hari lingkungan hidup dunia tahun ini adalah ”Forest at Your Service” atau diterjemahkan bebas menjadi ”Hutan Penyangga Kehidupan” seperti yang telah terpampang pada banner disepanjang jalan masuk acara.
Acara tersebut digelar hari Selasa, tanggal 12 Juli 2011 pada jam 11.30 WIB berupa ceremonial yang ditempatkan di utara Masjid ANNUR PLTU Paiton yang merupakan lahan askses masuk ke pantai Bhinor, dilanjutkan dengan penanaman bibit pohon bakau secara serentak tepat pukul 12.30 WIB dimana air laut sudah surut. Semua peserta membaur melakukan penanaman bibit pohon bakau baik dari Muspika, PJB UP Paiton, BLH Kab. Probolinggo, Personil Koramil serta kurang lebih 250 siswa dari SDN Bhnior dan SDN Sumberjo kec Paiton. Dengan keterlibatannya 250 siswa tersebut diharapkan kedepan mereka akan tumbuh menjadi generasi-generasi yang lebih peduli pada pelestarian lingkungan.
Sementara itu, menurut General Manager UP PJB Paiton, Bapak Rudy Hendra Prastowo dalam sambutannya mengungkapkan bahwa penanam bibit pohon bakau ini sebagai kegiatan CSR bidang Lingkungan. PT PJB UP Paiton telah melaksanakan CSR yang dibagi menjadi empat bidang yaitu Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi Kerakyatan dan Kamtibmas Lingkungan. “Pada tahun 2011 PT PJB UP Paiton menanam 10.000 bibit pohon bakau di Pantai Bhinor dan tahun 2010 yang lalu telah menanam dan tumbuh dengan baik 11.000 bibit pohon bakau di pantai Banyuglugur.” demikian GM UP Paiton menambahkan dalam sambutannya.
Selaian itu, Kepala BLH Kab. Probolinggo dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada PT PJB UP Paiton yang telah mempelopori penanaman bakau di sekitar pantai PLTU Paiton dan beliau juga berpesan bahwa menanam harus dilakukan dengan sepenuh jiwa dan kasih sayang yang tulus agar pepohonan tersebut mendapatkan kehidupan yang layak dan terawat dengan baik. Kepala BLH juga mengungkapkan bahwa hutan bakau mempunyai enam manfaat antara lain :
1. Melindungi pantai dari erosi air laut
2. Melindungi rumah penduduk dari terjangan ombak dan badai
3. Menyerap yang baik terhadap gas CO2 dan CO
4. Sebagai tempat berlindungnya ikan dan habitat laut
5. Sebagai penjernih air dari zat-zat kimia, racun dan polutan
6. Penambah unsur hara
Yang Unik dari acara ini adalah ratusan perserta dari anak-anak SD sekitar mendapatkan hadiah berupa boneka yang lucu. Boneka tersebut bernama “Horta “ dan “Potty” yang dalam edukasi lingkungan saat ceremonial disampaikan oleh Personil bid Lingkungan bahwa boneka tersebut terbuat dari serbuk gergaji. Didalam boneka terdapat media tanam dan bibit, dimana jika dirawat sesuai petunjuk yang sudah ditempel pada boneka maka boneka tersebut akan berubah menjadi boneka yang lucu dimana akan tumbuh rambut yang panjang berupa jagung, padi atau tanaman lain yang terdapat pada boneka. Hadiah boneka ini dimaksudkan untuk mendidik siswa untuk bermain boneka yang ramah lingkungan serta belajar menanam di pot kecil berupa boneka.
Lingkungan Hidup
Rabu, 14 Agustus 2013
Rabu, 20 Juni 2012
Aksi 10.000 Mangrove HLH Tahun 2012
dilaporkan oleh :@njas PJB UP Paiton
Kegiatan Hari Lingkungan Hidup kali ini, PT PJB UP Paiton tidak mengadakan kegiatan di internal karena bersamaan dengan kegiatan pemeliharaan mesin 4 tahunan (major inspection). PJB Paiton mendukung penuh kegiatan Aksi Penanaman Mangrove 10.000 di Pantai Desa Sumberjo yang merupakan agenda perdana Yayasan Jagat Lestari, Paiton. Kegiatan aksi ini sebagai tindak lanjut dari Seminar dan Lokakarya yang diselengggarakan pada tanggal 12 Juni 2012 di Aula Perumahan PJB Paiton dengan nara sumber KeSEMat, UNDIP Semarang.
Hadir dalam aksi ini adalah Komandan Koramil Paiton bersama anggotanya, Siswa MAN Karanganayar Paiton, MTsN Karanganyar Paiton, MA Nurul Hidayah Sumberjo, SMU Negeri Paiton serta utusan dari beberapa Pemda seperti BLH, Dinas Kehutanan, Dinas Kelautan dan Muspika Kec. Paiton. Berkenan hadir juga saat itu GM PT PJB UP Paiton yang didampingi oleh beberapa staf Lingkungan Hidup. Jumlah peserta aksi sekitar 150 orang telah bersiap di pantai mualai pukul 13:30 WIB, namun aksi bisa dimulai pukul 14:30 dikarenakan air laut baru mulai surut.
Acara ceremonial dimuai dengan pembukaan dan beberapa sambutan dari tamu VIP. Pembukaan oleh MC, kemudian dilanjutkan dengan Sambutan dari Ketua Umum Yayasan Jagat Lestari, Fauzan, dalam sambutannya menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan stimulus bagi masyarat pantai sekaligus proses penyadaran bahwa mangrove penting bagi mereka. Sambutan dilanjutkan oleh GM PJB UP Paiton, Nurhadi dalam sambutannya menyampaikan bahwa PJB berterimakasih atas kerjasama dengan Yayasan Jagat Lestari. Hal ini merupakan komitmren PJB dalam berkontribusi terhadap masyarakat Paiton dan sekitarnya. Sambutan yang terkakhir adalah dari Komandan Koramil Paiton yang mewakili MUSPIKA Kec, Paiton. Pak Komandan menyampaikan bahwa Yayasan Jagat Lestari perlu diacungi jempol karena merupakan kumpulan anak muda yang masih menyempatkan diri untuk melestarikan lingkungan serta menyampaikan bahwa PJB sudah banyak berkontrubsi terhadap masyarakat Paiton dengan CSRnya. Mengakhiri acara dengan pemberian bibit mangrove secara simbolis dari Ketua Yayasan Jagat Lestari diberikan kepada perwakilan dari PJB Paiton, MUSPIKA Paiton, Dinas Kehutanan,BLH dan Siswa sekolah.
Aksi dimulai dengan menanam bibit mangrove jenis "Tenjang" dimulai dari GM PJB UP Paiton, Danramil Paiton, BLH, Dinas Kehutanan dan disusul oleh peeserta yang lain secara sereantak. Siswa SLTP dan SLTA yang terlibat dalam aksi terlihat sangat gembira karena lokasinya di pantai dan sesekali mereka actton untuk diambil gambarnya oleh wartawan media cetak.
Langganan:
Postingan (Atom)